Playboy

Biografi Hugh Hefner

Saat mendengar nama Hugh Hefner orang pasti akan langsung teringat pada majalah dewasa Playboy yang tersebar ke seluruh dunia. Dampak dari terbitnya majalah tersebut pada tahun 1953 adalah terjadinya revolusi seksual di Negara Paman Sam di tahun 60-an. Selain sebagai pengusaha penerbitan, Hefner juga dikenal sebagai aktivis politik pada beberapa isu yang terjadi juga pembela kebebasan untuk berekspresi.

 

Fakta tentang Hugh Hefner

Inilah beberapa fakta yang diketahui tentang bos majalah Playboy dan juga pemilik Playboy Mansion.

 

Awal kehidupan

Hugh Hefner lahir dari pasangan Glenn Lucius dan Grace Caroline pada 9 April 1926 sebagai anak sulung. Semasa sekolah ia tergolong anak cerdas, yang menurut situs Biography ia bahkan memiliki IQ tinggi, yaitu 152. Bakat jurnalistiknya mulai terlihat saat ia mendirikan Koran togelpelangi sekolah dan terus berlanjut saat berdinas di militer, ia menyambi bekerja sebagai wartawan untuk Koran Angkatan Darat AS. Seusai perang ia melanjutkan pendidikan dan lulus pada jurusan Psikologi. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Northwestern dan bertemu dengan Mildred Williams yang lalu dinikahinya pada 1949.

 

Merintis majalah Playboy

Sempat berkarier sebagai copy writer pada majalah Esquire, Hefner kemudian mengundurkan diri dan mulai merintis majalah Playboy. Ia meminjam uang dari 45 investor sebesar USD 8.000, termasuk pada ibunya dan bank untuk mendirikan majalah pria dewasa tersebut. Majalah tersebut diterbitkan perdana pada bulan desember 1953 dengan nama awal Stag Party dan menampilkan Marilyn Monroe sebagai icon seks pada masa tersebut. Edisi perdana ini laku terjual hingga 50 ribu kopi. Majalah ini segera menjadi fenomena, apalagi pada waktu itu Amerika Serikat pasca terjadinya Perang Dunia 2 yang berimbas pada depresi ekonomi.

 

Di balik symbol Playboy

Hefner kembali melakukan gebrakan dengan mempopulerkan logo Playboy yang hingga sekarang masih dipakai. Logo tersebut adalah seekor kelinci yang mengenakan dasi kupu-kupu dan terpampang pada edisi kedua majalah tersebut. Alasan memilih kelinci ternyata bukan sekedar karena karakternya yang ceria dan lincah tetapi sekaligus sebagai bentuk konotasi seksual yang digambarkan dengan penuh humor.

 

Inilah yang membedakannya dengan para pesaingnya sehingga majalah Playboy menjadi semakin populer. Sayangnya kesuksesan kariernya berdampak buruk pada kehidupan pribadinya, Hefner dan istrinya memutuskan bercerai setelah dikarunia dua anak. Menjadi pria lajang membuat Hefner semakin leluasa menghabiskan waktunya dengan banyak wanita cantik dan seksi. Salah satu yang menjadi daya tariknya adalah sifatnya yang romantis dan sederhana.

 

Masa keemasan

Tahun 60-an menjadi masa keemasan Playboy dan Hefner semakin memposisikan dirinya sebagai ikon karismatik yang merupakan image majalahnya, yaitu pria cerdas kaya raya dengan penampilan mewah setelan sutra serta pipa di tangan. Kemana pun ia pergi ia selalu bersama wanita muda yang cantik.

 

Perusahaannya semakin berkembang dengan Playboy Enterprises yang bergerak dalam bidang property hotel, mengelola berbagai majalah lainnya, serta agensi model. Ia juga menjadi host pada dua acara televisi yang rutin ditayangkan setiap minggunya dengan menampilkan para wanita yang difoto untuk sampul majalah Playboy.

 

Perkembangan perusahaan Playboy

Kekayaan Hefner semakin membengkak seiring meningkatnya popularitas majalah Playboy yang sanggup memperoleh keuntungan hingga USD 12 juta per bulannya. Pada tahun 1972 ia membeli dua rumah mewah serta pesawat pribadi yang dilengkapi bioskop mini, ruang clubbing, serta kamar tidur mewah.

 

Tetapi tak lama kemudian terjadi resesi ekonomi yang juga berimbas pada perusahaannya. Playboy pun mengalami masa sulit, apalagi muncul majalah pesaingnya, Penthouse yang didirikan oleh Bob Guccione. Ia mengatasi kompetisi togel singapura ini dengan menampilkan lebih banyak wanita cantik pada majalahnya, dan hingga saat ini berbagai selebriti sudah pernah tampil pada sampul Playboy. Mereka adalah Pamela Anderson, Naomi Campbell, hingga Madonna.

 

Usia tua

Seiring bertambahnya usia, kesehatan Hefner pun mulai menurun yang diawali dengan serangan stroke pada tahun 80-an. Ia lalu mulai berbenah dengan pola hidup sehat, olahraga, serta berhenti merokok. Ia pun tak lagi terlalu berambisi tentang karier, bahkan menyerahkan kendali perusahaan pada Christie putrinya. Ia juga sempat menikahi kekasihnya yang juga menimbulkan kontroversi. Hefner meninggal dunia pada 27 September 2017 karena serangan jantung, gagal napas, infeksi bakteri, serta sepsis.

Tags :